Bagaimana cara Mudah Untuk Mencapai Berat Badan Ideal - BLOG 001

Tuesday, July 21, 2020


Ketika pertama kali lulus dari sekolah menengah pertama, aku memiliki tinggi badan sekitar 173 cm dan berat hanya 40an kg saja. Tentu saja itu cukup jauh dari berat badan ideal yang seharusnya aku miliki. Aku sudah terbiasa setiap pulang kampung atau ketemu teman teman yang kayak bab1 selalu saja disapa dengan kata “kok tambah kurus?” Atau lainnya “kurus kali, gak dikasih makan”. Iya intinya dulu itu lengkaplah sudah kurus muka jerawatan pula, mantap. Tapi mau bagaimana lagi memang kenyataannya begitu kenapa harus marah? Hahahaha

Makin parah lagi ketika masuk sekolah menengah pertama, di mana kegiatan dan aktivitas di sekolah juga semakin banyak. Sampai akhirnya lulus sekolah menengah pertama berat badanku ya begitu begitu saja tidak ada perubahan paling mentok nambah 5 kg. Sampai pada satu titik di semester kedua aku yang sedang berusaha berdamai dengan jerawat kepikaran untuk olahraga teratur setiap hari yang mungkin saja bisa memperbaiki metabolisme dan produksi hormon menjadi baik (bahasaku yatuhan).  Sampai suatu hari aku kepikiraan kalau cuma olahraga yang setengah setengah paling cuma dapat capeknya aja, aku berfikir untuk sekalian bagaimana caranya biar bisa mencapai berat badan yang ideal sementara tinggi badanku juga semakin bertambah di atas 175 cm. Akhirnya aku sepakat untuk Membuat program workout dirumah (dikos) dalam waktu satu bulan.

Wah parah sih, aku masih ingat gimana semangatnya waktu itu nyari Drumbel Sore sore ke metropolitan city Panam (giant) Dan berhasil membawa pulang Drumbel 4kg x 2. Waktu itu aku pernah baca kalo untuk mengawali latihan tersebut jangan terlalu memaksakan diri, jadi aku rasa 4 kg itu sudah cukup untuk membantu exercise otot lengan dan dada.

Perlu di garis bawahi, untuk orang orang sepertiku ini yang berat badannya jauh dari ideal itu tidak disarankan untuk melakukan exercise sejenis kardio karna latihan ini tidak berfokus dalam membentuk masa otot.

Cardio lebih cocok untuk mereka yang memiliki berat badan berlebih, Sementara aku di sini berfokus untuk menambah massa otot sehingga nantinya akan mencapai berat badan yang ideal. Jadi konsepnya bukan menimbun lemak dengan makan yang banyak, tapi lebih ke menambah masa otot sehingga badan menjadi lebih berisi.

Workout at Home

Dalam program workout ini, aku membagi exercise menjadi dua bagian di mana ada latihan yang dilakukan setiap hari dan ada pula latihan yang dilakukan dalam seminggu itu dua kali. Untuk latihan yang kulakukan setiap hari itu adalah pus up dan sit up sebanyak 50 kali setiap bangun tidur dan sebelum tidur pada malam hari Yang dilakukan selama sebulan penuh, ia walaupun ada sedikit bolong bolongnya.

Kemudian latihan yang aku lakukan setiap tiga hari sekali, yaitu
  • Dimulai dari pemanasan 15 menit
  • Sprint tapi ditempat dan kadang naik turun tangga kos (kalau sepi)
  • Pushup 50; Sit up 50
  • Drumbel kedua tangan (kiri kanan)
  • Push up 25
  • Drumbel Kanan
  • Drumbel Kiri
  • Sit up 25 biasa; 25 dengan drumbel
  • Berdiri, Rukuk, Jongkok (lupa nama gerakannya)
  • Planking 5 menit (susah kadang gak penuh)
  • Gerakan spiderman manjat tembok (lupa namanya)

Intinya begitulah, untuk gerakan lainnya bisa dicari di Google Dengan kata kunci workout exercises at home for man. Di hari pertama aku melakukan sejujurnya adalah hari yang paling aku sesali seumur hidup, seperti aku bilang sebelumnya untuk kita yang baru saja memulai exercise itu tidak seharusnya melakukannya dengan berlebihan karena akan berdampak pada cedera otot. Hasilnya keesokan harinya aku jadi susah bangun dari tempat tidur, karena untuk bangun dan berdiri itu rasanya sangat sakit di bagian perut dan lengan. Tapi tenang saja, seiring berjalannya waktu tubuh kita akan terbiasa asalkan exercise yang dilakukan dijaga dalam batas batasan yang wajar saja.

Menjaga Asupan Nutrisi
Ingat ya, dalam membentuk masa otot hal yang paling penting adalah untuk tetap menjaga asupan nutrisi pada tubuh kita. Untuk mempercepat proses pembentukan otot maka aku di sini mencoba untuk menjaga asupan nutrisi dengan cara mengkonsumsi susu WheyProtein dari L-Man. Di minggu pertama aku mencoba menggunakan susu instan L-man yang bisa ditemukan di supermarket.

Untuk susu protein ini biasanya diminum sebelum melakukan exercise, tapi karena aku tidak biasa jadinya susunya diminum setelah workout selesai. Selain itu aku juga menggunakan susu Dancow full cream dan kadang dicampur dengan susu WheyProtein setiap hari. Jadi kalau untuk hari hari latihan jadinya 2x/hari. Oh ya, aku juga pernah mencoba exercise tanpa menggunakan susu WheyProtein L-man dan Pengaruhnya lumayan berasa setelah kita melakukan Exercise rasanya seperti tidak ada energi dan proses Recovery tubuh menjadi lebih lama.

Makan 4Sehat5Sempurna
Untuk makan menjadi bagian paling sulit, karena aku adalah seorang anak kos tentunya memiliki keterbatasan kalau seandainya mempersiapkan makanan sendiri apalagi yang benar benar sehat. Untuk makanan aku hanya mengatur agar tidak telat makan dan makan makanan yang cukup bergizi dan memiliki protein yang lengkap.

Pagi Hari
Biasanya aku makan roti sisir saja, entah itu sari roti yang biasa atau pandan/cokelat. Tapi belakangan aku mulai mengkonsumsi oats dan susu setiap pagi. Karena oats ini kaya akan serat jadi lumayan bisa untuk mengganjal perut sampai nanti aku pulang dari kampus. Bahkan di bulan puasa pun aku juga sahur hanya dengan oats dan susu saja (kalau jadi anak kos; dirumah beda cerita)

Siang Hari
Nah kuncinya ada di siang hari, untuk makanan sebagai anak kos tentunya aku membeli nasi di Ampera Padang hahaha. Selain karena harga yang murah dan terjangkau aku bisa memilih menu dengan asupan nutrisi yang aku butuhkan.Selain karena harga yang murah dan terjangkau aku bisa memilih menu dengan asupan nutrisi yang aku butuhkan. Untuk menu makanan biasanya aku selalu beli ayam bagian dada atau ikan dengan nasi satu porsi saja (walaupun kadang khilaf nasi dobel wqwq) dan jangan lupa sayur didobel kalau misalnya porsinya sedikit. Lalu sebagai pelangkap aku tambahkan tahu dan tempe sebagai peotein plus plus. (Bukan tempe gorengan ya, selama program exercise aku tidak mengkonsumsi gorengan)

Malam Hari
Untuk malam hari nggak terlalu penting dan nggak terlalu berat juga, kadang aku hanya makan telur rebus dua buah saja dan nasi sedikit. 

Untuk tambahan vitamin dari buah buahan, aku membeli jus buah dengan sedikit gula karena lebih praktis dibandingkan harus membeli atau menyetok buah buahan di kosan. 


***


Program workout at home ini berlanjut kurang lebih 3 bulan berikutnya, Sampai akhirnya aku mencapai berat badan ideal di 60 kg dengan tinggi badan 178 cm. Rasanya ada kepuasan tersendiri yang muncul ketika kita bisa mencapai hasil yang kita inginkan, di lain waktu ketika aku pulang kampung tanteku yang dulu sering Mengomentari badanku yang kurus juga bilang kalo sekarang badannya bagus. Wah gila, senang aja bawaannya hahaha. Yang paling berasa waktu itu sih kalo lagi naik motor dan lewat polisi tidur dada rasanya bergetar wqwqwq bangsat. Kadang juga kepikiraan kalo sedang nggak berada di tubuh sendiri hahaha.


_____________


Tapi tidak berlangsung lama aku berhenti melakukan program exercise di rumah dikarenakan alergiku kambuh. Nggak tahu pasti apa yang memicu alergi nya muncul tapi yang jelas aku tidak bisa mengkonsumsi protein selama beberapa bulan, sekalinya makan telur/susu/seafood dll tubuhku jadi ruam merah. Sampai setelah sembuh pun, aku tidak melakukan program workout lagi dan berlanjut sampai sekarang hidup normal seperti biasa (lebih ke tidak sehat sih haha). Tapi yang pasti Berat badanku masih tetap di angka 60 kg dan itu sudah lebih dari cukup.


Cukup sekian untuk tulisan kali ini,
Jumpa di tulisan-tulisanku yang akan datang, See you!

Powered by Blogger.